Sabtu, 09 Juni 2012

Usaha Gorden Rumahan Menjadi Peluang Fantastis

Gorden menjadi salah satu usaha yang bisa menghasilkan keuntungan lebih. Tingginya permintaan gorden merupakan peluang usaha tersendiri, khususnya bagi kalangan wanita. Peluang usaha itulah yang dilirik Nur Hikma, sang pengusaha gorden. Sebelum membuka usaha sendiri, Nur sebelumnya bersama keluarganya mengelola Arman Gorden. Usaha itu terus berkembang dan sekarang sudah memiliki canang.

Nur Hikma mengaku ekspansi usaha gorden yang ada di Kapasa diharapkan bisa memberikan keuntungan yang luar biasa. Apalagi pengelolaannya dilakukan secara profesional dengan perencanaan yang matang.

Menurutnya membuka usaha gorden sangat menjanjikan kedepannya. Mengingat pangsa pasarnya cukup luas dengan kehadiran sejumlah perumahan yang tentu membutuhkan interior ruangan yang menarik.

Jenis gorden yang dijual cukup bervariasi, seperti untuk rumah, kantor dan aula. Pihaknya, juga harus melayani permintaan gorden, baik langsung per orangan untuk kebutuhan rumah, maupun secara grosir ke sejumlah toko. Untuk omzet penjualan setiap bulan, pihaknya mendapatkan keuntungan hingga ratusan juta per bulan. Keuntungan yang cukup menggiurkan, jika usaha gorden dikelola dengan baik.

Berikut Tips untuk memulai Usaha gorden Rumahan
1. Berani memulai usaha
2. Cukup modal
3. Kreatif
4. Pandai melihat kualitas bahan gorden
5. Mengetahui tentang dekorasi ruangan

Rabu, 06 Juni 2012

Contoh Resiko Usaha Dan Antisipasinya

artikel contoh resiko usaha, contoh makalah resiko usaha, macam-macam resiko usaha, pengertian resiko usaha menurut para ahli

Analisa Mengambil Resiko Usaha dalam berwirausaha

1. Resiko Usaha
Dalam menjalankan suatu kegiatan pembangunan atau pengembangan usaha tentunya akan menghadapi beberapa resiko usaha yang dapat mempengaruhi hasil usahanya tersebut, apabila hal tersebut tidak diantisipasi dan dipersiapkan serta penanganannya maka bisa saja resiko usaha tersebut terjadi. Beberapa diantaranya contoh resiko usaha tersebut dapat bersumber dari faktor internal maupun eksternal suatu kelompok usaha kecil ataupun pada perusahaan.

- Resiko Internal Usaha
  • Dalam menjalankan usaha setiap perusahaan atau suatu kelompok usaha kecil, dibutuhkan suatu perangkat untuk mendukung jalannya usaha tersebut diantaranya yaitu sumberdaya berupa modal dan personil yang handal sesuai dengan kebutuhan. Selain itu juga diperlukan peraturan baku atau SOP yang memuat kewajiban dan hak hak karyawannya, sehingga dapat mengantisipasi peluang terjadinya kesalahpahaman antara pihak manajemen perusahaan dengan para karyawannya
- Resiko Eksternal Usaha

a) Resiko Buyer atau Supplier
Dalam melakukan pemasaran, hasil produksi harus lebih berkonsentrasi kepada kwalitas pelayanan dan selalu melakukan kegiatan untuk meningkatkan kualitas dan kontinuitas kepada buyer potensial yang telah menjadi pelanggan kita.

b) Resiko Perekonomian
Faktor resiko ini yang berasal dari luar kegiatan usaha kita sendiri, diantaranya disebabkan oleh kondisi perekonomian, sosial dan politik baik lokal, nasional maupun internasional yang dapat berakibat kurang baik terhadap dunia usaha pada umumnya. Memburuknya kondisi perekonomian juga akan dapat mengakibatkan daya beli masyarakat menurun terhadap produk kita, disamping kondisi ekonomi makro juga cukup berpengaruh terhadap volume kegiatan usaha kita

c) Resiko Perkembangan Teknologi
Kemajuan teknologi yang saat ini semakin pesat dapat membantu pihak pengelola dalam hal peningkatan kualitas dan kuantitas produksi. Selain pada masalah produksi, maka masalah ketepatan waktu pasokan dan kecepatan pelayanan dapat memberi kepuasan bagi para konsumen kita. Apabila pihak produsen kurang memanfaatkan perkembangan teknologi, maka secara tidak langsung akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi, yang pada akhirnya akan kalah dalam bersaing di pemasaran.

d) Resiko Penghentian Ijin Usaha
Persyaratan perijinan adalah merupakan suatu hal yang harus dipenuhi oleh suatu kelompok usaha menengah ataupun perusahaan untuk dapat melakukan kegiatan usaha. Hal ini berhubungan dengan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pengusaha dalam menjalankan usahanya dan perlindungan terhadap hak hak konsumen. Apabila perusahaan melakukan pelanggaran atas ketentuan yang berlaku maka terdapat juga kemungkinan sebagian atau seluruh ijin usaha perusahaan tersebut dapat dibekukan sementara, ataupun dicabut sehingga dapat menghambat dan mengakibatkan terhentinya kegiatan produksi. Hal ini bisa saja terjadi apabila lalai dalam hal mengelola perijinan usahanya.

e) Resiko Persaingan Usaha
Setiap usaha pasti tidak terlepas dari persaingan bisnis dengan lainnya yang bergerak pada bidang yang sama. Dalam hal ini setiap bidang usaha harus lebih mempertimbangkan masalah kualitas atau standar produk yang ditawarkan, ketepatan waktu supplier dan tingkat harga yang ditawarkan dipasaran merupakan faktor utama

f) Resiko Perubahan Peraturan dan Kebijakan Pemerintah
Setiap usaha berhubungan dengan konsumen dan produsen yang mensuplai kebutuhan usahanya. Di dalam menjaga hubungan itu pemerintah mengatur melalui berbagai peraturan. Kegagalan perusahaan dalam mengantisipasi peraturan peraturan baru yang ditetapkan oleh pemerintah dapat juga mempengaruhi pelaksanaan kegiatan produksi dan pemasarannya, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja perusahaan dan pada akhirnya akan mempengaruhi pendapatan juga.

g) Resiko Tidak Tercapainya Target Proyeksi
Bila proyeksi produksi dan penerimaan yang dibuat tidak tercapai, maka akan berakibat kepada kemampuan perusahaan dalam memberikan return atau pengembalian kepada investor maupun kepada pemegang saham serta keterlambatan dalam melunasi kewajiban pinjamannya sesuai dengan jadwalnya

2. Resiko Lingkungan Usaha
Evaluasi dan Penanganan Dampak Lingkungan
Berbagai jenis usaha dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, dan dapat melahirkan dampak Iingkungan yang kompleks pula, Terutama bidang usaha yang mempunyai hubungan timbal balik dengan lingkungan fisik atau ekosistem. Dengan demikian patut diperhatikan  baik berupa pemeliharaan, dan upaya menjalin keserasian hubungan timbal balik, khususnya antara manusia dengan sumber daya alam lingkungan hidupnya.

Tentunya setiap bidang usaha perlu melakukan kegiatan fisik sewaktu melakukan kegiatan operasional. Agar tidak menyebabkan terjadi perusakan lingkungan maka kegiatan usaha hendaknya tetap diarahkan sesuai dengan peraturan yang berlaku yaitu antara lain:
  • Kegiatan usaha yang direncanakan akan tetap disesuaikan dengan ketentuan yang sudah disetujui oleh instansi pemerintah yang terkait.
  • Dampak kelestarian hubungan ekosistem yang serasi dan seimbang antara manusia sebagai pengguna sumber daya alam dengan lingkungannya, yang menyediakan sumber daya yang memiliki serba keterbatasan, baik menurut jenisnya, kualitas dan kuantitasnya.
  • Evaluasi penanganan dampak lingkungan akan memberikan gambaran bagi upaya pemecahan masalah yang mungkin timbul sebagai akibat dari kegiatan proyek.
Adapun hasil pengevaluasian terhadap penanganan dampak lingkungan yang dimaksudkan untuk:
  • Dapat diketahui seberapa besar pengaruh dampak yang akan ditimbulkan sehubungan dengan kegiatan proyek yang akan direncanakan.
  • Mampu memberi masukan mengenai cara-cara terbaik untuk memperkecil pengaruh dampak lingkungan seandainya hal tersebut sulit atau tidak dapat dihindari.
  • Besarnya dampak lingkungan yang ditimbulkan tersebut akan dapat diperkirakan, sehingga langkah-langkah pencegahan sedini mungkin dapat dilakukan dan dapat mendorong proses percepatan kegiatannya
Selanjutnya dengan cara pengendalian tersebut maka akan dapat dimanfaatkan hasilnya dalam perencanaan berikutnya, bahan sebagai acuan atau pedoman didalam melakukan tahapan operasional serta pada tahap pengelolaan kegiatanya, yaitu:
  • Mampu memberikan informasi kepada masyarakat sedini mungkin, baik yang bermukim disekitar wilayah kegiatan usaha, agar hal tersebut perlu dipahami secara umum.
  • Mampu mengajukan tanggapan bahwa pengajuan saran atauusulan pencegahan bagi kemungkinan terjadinya dampak lingkungan yang lebih besar dari akibat kegiatan operasional usaha.
  • Kesemuanya itu kemudian dijadikan sebagai suatu cara atau isyarat pemberi tanda bahaya, menentukan bobot dampak lingkungan yang paling mengancam terhadap lingkungan sekitarnya.
Dengan demikian evaluasi penanganan dampak lingkungan akan mencakup mengenai elemen analisa dampak, yang menggambarkan kemungkinan yang akan timbul akibat kegiatan usaha tersebut. Mencakup prakiraan dampak berikut alternatif penanganan, arah pedoman pemecahan masalah, pencegahan dampak yang bersifat merugikan menurut tingkat intensitas kejadiannya.

Mengingat kedudukan dan kegiatan usaha tersebut, maka perlu dilakukan identifikasi lingkungan secara tersendiri sebab setiap lingkungan usaha adalah merupakan suatu lingkungan alam yang terdiri dari unsur alam dan manusia berada didalamnya. Hubungan di antara keduanya akan terjadi interaksi yang sangat kuat dan membentuk suatu sistem ekologis.

Demikian juga dengan dikembangkannya usaha di atas, berarti akan terjadi suatu perubahan atau penambahan kegiatan baru yang secara langsung dan tak langsung akan turut mempengaruhi kegiatan fisik, sosial, ekonomi dan budaya masyarakat yang ada disekitarnya.

Untuk itu perlu dilakukan penelaahan terhadap dampak negatif yang mungkin timbul karena adanya kegiatan usaha yang terjadi, baik langsung maupun tak langsung dan segi fisik, juga dampak sosial ekonomi dan budaya. Sehingga, hal tersebut tentunya perlu pembahasan masalah elemen elemen analisa dampak lebih lanjut.

Peluang Usaha 2012 yang Menjanjikan dan Prospek

Peluang Usaha – Tahun 2011 telah sampai di penghujung. Tahun 2012 segera menjelang. Jika Anda ingin memulai menjalankan usaha di tahun 2012, sebaiknya Anda mulai mencari-cari dan meneliti, peluang usaha 2012 seperti apakah yang kiranya akan menjadi tren dan menjanjikan keuntungan.
Peluang Usaha Mandiri 296x300 Peluang Usaha Menjanjikan di Tahun 2012
Peluang Usaha – Ada jenis-jenis usaha yang dari tahun ke tahun tidak mengalami surut, bahkan cenderung terus meningkat. Berikut ini adalah peluang usaha 2012 yang diperkirakan akan menjadi tren dan salah peluang tersebut dapat Anda ambil untuk dijadikan bisnis 2012.

Peluang Usaha Menjanjikan di Tahun 2012

1. Bisnis kuliner
Ada beberapa fakta menarik tentang bisnis makanan. Fakta pertama: makanan adalah kebutuhan primer, tidak mungkin orang dapat hidup tanpa makan. Fakta kedua: orang-orang makin sibuk dengan karier sehingga tidak lagi punya waktu di dapur. Orang-orang sibuk ini lebih memilih membeli makanan mereka ketimbang memasaknya sendiri. Fakta ketiga: wisata kuliner merupakan kegiatan wisata yang telah dan akan terus menjadi tren. Dari kegiatan ini, orang-orang dapat memuaskan selera makan mereka, juga mendapatkan suasana menyenangkan layaknya orang berwisata. Ketiga fakta di atas adalah indikator kuat bahwa di tahun-tahun mendatang, bisnis kuliner masih akan terus menjadi peluang bisnis yang menjanjikan

2. Bisnis pakaian
Tren fashion terus berkembang dari waktu ke waktu. Setip saat, bermunculan mode-mode pakaian baru. Orang-orang yang selalu mengikuti tren mode, senantiasa mengubah penampilan, termasuk pakaian mereka, menyesuaikan dengan gaya yang sedang tren. Jelas ini merupakan peluang bisnis 2012 yang sangat menjanjikan untuk diambil.

3. Aksesori
Tren fashion tidak dapat berdiri sendiri. Tren pakaian merupakan satu paket dengan tren akserori, seperti gelang, kalung, tas, sepatu, ikat pinggang, dan pernak-pernik lainnya. Ini berarti, peluang usaha di bidang aksesori pun diperkirakan juga menjadi peluang usaha 2012 yang menjanjikan, sebagaimana bisnis pakaian.
4. Bisnis online
Era digital telah memudahkan orang untuk mendapatkan segala kebutuhannya. Dengan hanya sekali “klik”, barang-barang yang diinginkan akan diantar sampai ke rumah. Kemudahan berbelanja online inilah yang membuat bisnis online terus berkembang.
5. Laundry
Laundry adalah solusi mudah dan murah untuk masalah pakaian kotor, sprei, karpet, bad cover, dan sejenisnya. Ketimbang berjibaku dengan pakaian kotor yang menggunung, orang-orang sekarang memilih menyerahkannya ke laudry dan menerimanya kembali dalam kondisi bersih, wangi, dan rapi, hanya dengan membayar yang tidak terlalu mahal.

Contoh Usaha Kecil Menengah Membawa Sukses

Banyak diantara kita yang menyukai Manisan Buah Ceremai. Rasanya yang enak dan legit bisa dijadikan cemilan untuk santai bersama keluarga. Apalagi bila buahnya manis dan segar, manisan pun bisa disimpan hingga lebih dari dua bulan. Peluang inilah yang dimanfaatkan masyarakat di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu.

Sang pemilik usaha manisan buah ceremai bernama Indah mengaku bila modal yang dikeluarkan untuk membuat manisan ini hanya sebesar Rp.90.000. Usaha yang dijalankan selama setahun dua kali ini memang diakuinya musiman, namun keuntungannya bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Untuk membuat manisan ceremai tersebut, dirinya hanya membutuhkan bahan baku buah ceremai dan gula pasir. Ia membeli buah ceremai dari pulau seberang biasanya hingga tiga ember, di mana harga per embernya sebesar Rp.15.000. Kemudian indah akan membagi rejekinya kepada orang lain untuk menggiling buah tersebut yang jasanya dihargai Rp.15.000.

Setelah buah ceremai digiling, barulah ditaruh di dalam boks, yang dijual sebesar Rp.6.000. Adapun dalam sekali giling, dia bisa mendapatkan sebanyak 20 boks. Selanjutnya, dia menjelaskan, manisan buah ceremai yang sudah jadi dihargainya sebesar Rp.8.000 per toples untuk dipasarkan, serta bisa bertahan hingga dua bulan. Tertarik dengan Contoh Usaha Kecil Menengah kebawah ini? Yuk segera action
-----------------

Disini Saya Akan Menjelaskan Tentang Usaha Kecil Menengah, dari beberapa sumber yang saya dapat. Disini akan di uraikan pengerian, ciri-ciri, kelemahan dan kelebihan UKM (Usaha Kecil Menengah) memegang peranan yang sangat besar dalam memajukan perekonomian Indonesia.Selain sebagai salah satu alternatif lapangan kerja baru,UKM juga berperan dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi pasca krisis nmoneter tahun 1997 di saat perusahaan-perusahaan besar mengalami kesulitan dalam mengembangkan usahanya.Saat ini,UKM telah berkontribusi besar pada pendapatan daerah maupun pendapatan negara Indonesia.
UKM
merupakan suatu bentuk usaha kecil masyarakat yang pendiriannya berdasarkan inisiatif seseorang.Sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa UKM hanya menguntungka pihak-pihak tertentu saja.Padahal sebenarnya UKM sangat berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Indonesia.UKM dapat menyerap banyak tenaga kerja Indonesia yang masih mengganggur.Selain itu UKM telah berkontribusi besar pada pendapatan daerah maupun pendapatan negara Indonesia.
UKM juga memanfatkan berbagai Sumber Daya Alam yang berpotensial di suatu daerah yang belum diolah secara komersial.UKM dapat membantu mengolah Sumber Daya Alam yang ada di setiap daerah.Hal ini berkontribusi besar terhadap pendapatan daerah maupun pendapatan negara Indonesia.
Beranjak dari semuanya itu,penulis ingin mengulas peranan UKM dalam perekonomian Indonesia.Penulis ingin mengungkapkan peranan penting UKM dalam memajukan perekonomian Indonesia. Penulis juga mengulas faktor-faktor produksi yang ada pada suatu UKM,tetapi penulis memusatkan penjelasannya mengenaiFaktor
Produksi Alam. Penulis berusaha menjelaskan faktor pendukung dan penghambat UKM.
Penulis juga berusaha memberikan jalan keluar (solusi) yang dapat dilakukan untuk
menghadapi faktor-faktor yang menghambat perkembangan UKM di Indonesia

Pengertian Usaha Kecil Menengah
Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”
Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut:
1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha
2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah)
3. Milik Warga Negara Indonesia
4. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar
5. Berbentuk usaha orang perorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.

Ciri-Ciri dan contoh Usaha Kecil Menengah
Ciri-ciri usaha kecil
• Jenis barang/komoditi yang diusahakan umumnya sudah tetap tidak gampang berubah;
• Lokasi/tempat usaha umumnya sudah menetap tidak berpindah-pindah;
• Pada umumnya sudah melakukan administrasi keuangan walau masih sederhana, keuangan perusahaan sudah mulai dipisahkan dengan keuangan keluarga, sudah membuat neraca usaha;
• Sudah memiliki izin usaha dan persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP;
• Sumberdaya manusia (pengusaha) memiliki pengalaman dalam berwira usaha;
• Sebagian sudah akses ke perbankan dalam hal keperluan modal;
• Sebagian besar belum dapat membuat manajemen usaha dengan baik seperti business planning.
Contoh usaha kecil
• Usaha tani sebagai pemilik tanah perorangan yang memiliki tenaga kerja;
• Pedagang dipasar grosir (agen) dan pedagang pengumpul lainnya;
• Pengrajin industri makanan dan minuman, industri meubelair, kayu dan rotan, industri alat-alat rumah tangga, industri pakaian jadi dan industri kerajinan tangan;
• Peternakan ayam, itik dan perikanan;
• Koperasi berskala kecil.
Ciri-ciri usaha menengah
• Pada umumnya telah memiliki manajemen dan organisasi yang lebih baik, lebih teratur bahkan lebih modern, dengan pembagian tugas yang jelas antara lain, bagian keuangan, bagian pemasaran dan bagian produksi;
• Telah melakukan manajemen keuangan dengan menerapkan sistem akuntansi dengan teratur, sehingga memudahkan untuk auditing dan penilaian atau pemeriksaan termasuk oleh perbankan;
• Telah melakukan aturan atau pengelolaan dan organisasi perburuhan, telah ada Jamsostek, pemeliharaan kesehatan dll;
• Sudah memiliki segala persyaratan legalitas antara lain izin tetangga, izin usaha, izin tempat, NPWP, upaya pengelolaan lingkungan dll;
• Sudah akses kepada sumber-sumber pendanaan perbankan;
• Pada umumnya telah memiliki sumber daya manusia yang terlatih dan terdidik.
Contoh usaha menengah
Jenis atau macam usaha menengah hampir menggarap komoditi dari hampir seluruh sektor mungkin hampir secara merata, yaitu:
• Usaha pertanian, perternakan, perkebunan, kehutanan skala menengah;
• Usaha perdagangan (grosir) termasuk expor dan impor;
• Usaha jasa EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut), garment dan jasa transportasi taxi dan bus antar proponsi;
• Usaha industri makanan dan minuman, elektronik dan logam;
• Usaha pertambangan batu gunung untuk kontruksi dan marmer buatan.
Contoh usaha kecil
• Usaha tani sebagai pemilik tanah perorangan yang memiliki tenaga kerja;
• Pedagang dipasar grosir (agen) dan pedagang pengumpul lainnya;
• Pengrajin industri makanan dan minuman, industri meubelair, kayu dan rotan, industri alat-alat rumah tangga, industri pakaian jadi dan industri kerajinan tangan;
• Peternakan ayam, itik dan perikanan;
• Koperasi berskala kecil.
Kelebihan Dan Kelemahan Usaha Kecil Menengah
1.Inovasi dalam teknologi yang dengan mudah terjadi dalam pengembangan produk.
2.Hubungan kemanusiaan yang akrab di dalam perusahaan kecil
3.Fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar yang berubah dengan cepat dibandingkan dengan perusahaan berskala besar yang pada umumnya birokratis
4.Terdapat dinamisme manajerial dan peranan kewirausahaan.
Kelemahan yang dimiliki Usaha Kecil dan Menengah (UKM) (Tambunan, 2002) adalah:
1.Kesulitan pemasaran
Hasil dari studi lintas Negara yang dilakukan oleh James dan Akarasanee (1988) di sejumlah Negara ASEAN menyimpulkan salah satu aspek yang terkait dengan masalah pemasaran yang umum dihadapi oleh pengusaha UKM adalah tekanan-tekanan persaingan, baik dipasar domestik dari produk-produk yang serupa buatan pengusaha-pengusaha besar dan impor, maupun dipasar ekspor.
2.Keterbatasan finansial
UKM di Indonesia menghadapi dua masalah utama dalam aspek finansial antara lain: modal (baik modal awal maupun modal kerja) dan finansial jangka panjang untuk investasi yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan output jangka panjang.
3.Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM)
Keterbatasan sumber daya manusia juga merupakan salah satu kendala serius bagi UKM di Indonesia, terutama dalam aspek-aspek kewirausahaan, manajemen, teknik produksi, pengembangan produk, control kualitas, akuntansi, mesin-mesin, organisasi, pemprosesan data, teknik pemasaran, dan penelitian pasar. Semua keahlian tersebut sangat diperlukan untuk mempertahankan atau memperbaiki kualitas produk, meningkatkan efisiensi dan produktifitas dalam produksi, memperluas pangsa pasar dan menembus pasar baru.
4.Masalah bahan baku
Keterbatasan bahan baku dan input-input lain juga sering menjadi salah satu masalah serius bagi pertumbuhan output atau kelangsungan produksi bagi UKM di Indonesia.
Terutama selama masa krisis, banyak sentra-sentra Usaha Kecil dan Menengah seperti sepatu dan produk-produk textile mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku atau input lain karena harganya dalam rupiah menjadi sangat mahal akibat depresiasi nilai tukar terhadap dolar AS.
5.Keterbatasan teknologi
Berbeda dengan Negara-negara maju, UKM di Indonesia umumnya masih menggunakan teknologi tradisonal dalam bentuk mesin-mesin tua atau alat-alat produksi yang sifatnya manual. Keterbelakangan teknologi ini tidak hanya membuat rendahnya jumlah produksi dan efisiensi di dalam proses produksi, tetapi juga rendahnya kualitas produk yang dibuat serta kesanggupan bagi UKM di Indonesia untuk dapat bersaing di pasar global.
Keterbatasan teknologi disebabkan oleh banyak faktor seperti keterbatasan modal investasi untuk membeli mesin-mesin baru, keterbatasan informasi mengenai perkembangan teknologi, dan keterbatasan sumber daya manusia yang dapat mengoperasikan mesin-mesin baru.


Jenis-Jenis Usaha Kecil Menengah
ada 3 jenis usaha yang bisa dilakukan oleh UKM untuk menghasilkan laba.
Ketiga jenis usaha tersebut adalah :
1. Usaha Manufaktur (Manufacturing Business)
Yaitu usaha yang mengubah input dasar menjadi produk yang bisa dijual kepada konsumen. Kalau anda bingung, contohnya adalah konveksi yang menghasilkan pakaian jadi atau pengrajin bambu yang menghasilkan mebel, hiasan rumah, souvenir dan sebagainya.
2. Usaha Dagang (Merchandising Business)
Adalah usaha yang menjual produk kepada konsumen. Contohnya adalah pusat jajanan tradisional yang menjual segala macam jajanan tradisional atau toko kelontong yang menjual semua kebutuhan sehari-hari.
3. Usaha Jasa (Service Business)
Yakni usaha yang menghasilkan jasa, bukan menghasilkan produk atau barang untuk konsumen. Sebagai contoh adalah jasa pengiriman barang atau warung internet (warnet) yang menyediakan alat dan layanan kepada konsumen agar mereka bisa browsing, searching, blogging atau yang lainnya.
Sekarang saya akan bertanya kepada anda. Saya punya perusahaan yang bergerak di bidang agrobisnis, budidaya udang, di dalamnya termasuk pembibitan dan pembesaran.

Kesimpulan
  1. Usaha Kecil Menengah adalah Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.
  2. Usaha Kecil Menengah mempunyai 3 Jenis usaha yang dapat dilakukan oleh pelaku untuk mencari laba Usaha Manufaktur, Usaha Dagang dan Usaha Jasa
  3. Adapun Kelebihan Dan kekurangan UKM

Cara Yang Pasti Sukses Menjalankan Usaha Apapun

Cara Menjadi Orang Sukses - Karena penulis Karo Cyber juga kepengen menjadi orang Sukses suatu saat kelak, maka iseng-iseng penulispun mencari tahu informasi tentang bagaimana cara menjadi orang sukses. Dari berbagai penelusuran di situs internet, ternyata sudah banyak sekali tulisan-tulisan yang mengacu terhadap informasi yang ingin didapatkan tersebut, yaitu tentang cara menjadi orang sukses.

Karena memang ada rasa ingin selalu berbagi dengan pembaca blog Karo Cyber, maka tulisan yang saya dapat tentang rahasia cara menjadi orang sukses tersebutpun juga ingin saya bagikan kepada teman-teman semua. Oleh pemikiran itulah maka kemudian timbul niat untuk membuat tulisan ini.

Baik... agar teman-teman sekalian juga bisa tau cara apa saja yang sebenarnya bisa dilakukan agar kita menjadi orang sukses, maka berikut adalah cara menjadi orang sukses selengkapnya:
1. Mau Belajar
Orang sukses adalah pelajar seumur hidup. Mereka menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas, artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah dan menggunkan internet merupakan bentuk pendidikan pula.

2. Percaya Diri
Orang sukses percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai ketrampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa ketrampilan ini memberi nilai kepada ketrampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.

3. Berpandangan Positif
Orang sukses berpandangan positif terhadap apa yang dapat mereka kerjakan, dan ini meluas pada hal-hal lain. Mereka percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi.

4. Berani Mengambil Resiko
Orang sukses berani mengambil resiko. Mereka berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman, dan mau terus mengambil resiko untuk meraih sukses.

5. Mampu Menikmati Pekerjaan
Orang sukses menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Mereka mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan, mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan, mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, lapangan tennis atau lapangan golf.

6. Mampu Memotivasi Diri
Orang sukses punya banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda.

7. Menyelesaikan Tugas Sepenuh Hati
Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-tengah, dan mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finish. Mereka memanfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.
Itulah beberapa poin penting yang saya dapatkan ketika mencari informasi tentang cara menjadi orang sukses. Semoga poin-poin diatas dapat diterapkan dalam hidup kita masing-masing, agar kesuksesan akan segera menghampiri kehidupan yang sedang kita jalani. Selamat mencoba...

5 Contoh Usaha Dengan Modal Kecil dan Berpotensi

Bingung mencari usaha yang tidak membutuhkan banyak modal...? khususnya untuk mahasiswa yang sedang mencari solusi dan peluang memulai program mahasiswa wirausaha...? dan jenis-jenis usaha apa saja yang membutuhkan modal kecil untuk memulainya.

Banyak sekali orang maupun mahasiswa-mahasiswa yang mencari usaha yang tidak membutuhkan banyak modal. Namun kembali terbentur ternyata usaha-usaha yang mereka dapati itu ternyata juga membutuhkan banyak modal dan bingung bagaimana harus memulai menjalankan usaha tersebut.


 
Sekedar mencari-cari peluang usaha dan blogwalking di beberapa blog sahabat-sahabat yang lainya, saya pun mengumpulkan beberapa jenis usaha yang tidak membutuhkan modal terlalu banyak dan cocok untuk dikerjakan mahasiswa semabari menyelesaikan kuliahnya.
Berikut jenis-jenis usaha yang tidak membutuhkan terlalu banyak modal:

1.Bisnis Pulsa
wah kalo bisnis yang satu ini kayaknya sudah tidak asing lagi di telinga mahasiswa, dan kayaknya sudah terlalu banyak juga yang jalaninnya. eit jangan salah sangka dulu bisnis pulsa ini selalu memiliki prospek kok. Asalkan kita tau bagaiman cara mengolah dan menjalankannya sehingga berbeda dengan bisnis pulsa yang lainya dan selalu memiliki pangsa pasar, karena pulsa ini adalah salah satu barang konsumtif yang selalu dibutuhkan saat ini.

2.Laundry Antar Jemput
Emang ada laudry yang modalnya kecil ? (hmmm) laundry yang satu ini bahkan tidak membutuhkan modal. Dibutuhkan hanya keberanian dan tekad kita saja. Caranya begini ajak beberapa orang teman atau saudara kamu kemudian datangi salah satu laundry yang cukup besar dan ajak kerjasama, team kamu akan mengantar dan mengirimkan pakaian kepada mereka dengan persentase keuntungan yang ditentukan. Banyak kok khususnya masyarakat yang tinggal di perumahan yang malas mengantarkan pakaian kotor mereka sendiri ke laundry, ini bisa jadi peluang buat kamu bisa dimulai dengan membuat brosur laundry tersebut atau bahkan dimulai dengan mendatangi rumah-rumah tersebut satu persatu.

3.Menjual Gorengan
Mendengar ini mungkin kebanyakan mahasiswa jadi gengsi kali ya? Tapi saran saya jika ingin memulai menjadi seorang pengusaha yang pertama kali harus di lawan adalah rasa gensi dan malu dari diri kita sendiri. Termasuk dengan usaha yang satu ini kamu bisa memulai usaha gorengan bahkan dari rumah dan tidak membutuhkan modal yang besar kok.Caranya dimulai dengan mencari buah apa yang paling murah dan banyak di daerah kamu, nah olahan buah itu bisa di buat gorengan dan di pasarkan.

4.Pembuatan Es Batu
Belum pernah terpikirkan kali ya...? tapi sebenarnya peluang usaha ini cukup prospek kok. Kamu bisa memulainya dengan membuat es batu di rumah kamu sendiri. Terus pemasarannya kamu bisa datangi penjual-penjual yang menurut kamu membutuhkan es batu sebagai bahan produknya misalnya pengusaha jus atau mungkin yang lainya.

5.Menjual Pakaian Lewat Social Media
Kamu seringkan melihat status facebook atau twitter teman-teman kamu yang memajang produk-produk pakaian di status mereka? Nah kamu bisa memulainya dari sini kamu bisa menjual produk-produk pakaian ataupun elektronik yang kamu miliki ke teman-teman kamu. Caranya kamu coba deh nyari agen atau distributor produk-produk tersebut dan kamu ajak kerjasama, dengan kata lain kamu menjadi sales marketing di lapangan dech.

Itu adalah usaha yang tidak membutuhkan banyak yang coba saya rangkum dari beberapa referensi. Sebenarnya masih banyak lagi kok yang lainya syaratnya kita hanya sedikit mau capek dan berusaha. 

Cara Mengoptimalkan Sarana Promosi Online Efektif

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.